Venus Adalah Bumi Part II

7Share
Titikaka monumental architecture is characterized by large stones of exceptional workmanship. In contrast to the masonry style of the later Inca,

Cukup cerdas bila kita memberikan kesempatan pada kebenaran yang belum terkuak untuk memberikan sedikit waktu lagi supaya misteri semacam ini dapat terangkat ke permukaan secara maksimal, tanpa terburu-buru memandang sceptic. Cukup Egois, mana kala kita tidak memberikan kesempatan lantaran bukti-bukti pembenarannya saja belum terkumpul tapi kita sudah menuduh dan menghina seseorang yang yakin. Bahwasanya adanya mahluk selain kita manusia.

Banyaknya bukti bahwa adanya mahluk hidup di planet Venus cukup membuat decak kagum para ilmuan, salah satu peninggalan yang paling terkenal iyalah Gebang Matahari. Gerbang Matahari adalah satu-satunya peninggalan milik kota Tiahuanacu yang merupakan kota tertua di Bolivia perbatasan Peru, diatas perbukitan Peru yang menjulang tinggi disebelah utaranya terdapat sebuah danau yang berbentuk serta memiliki nama yang aneh, Titikaka.

Titikaka di danau yang sangat misterius ini terdapat sebuah gerbang yang masyarakat sekitar menyebut nyaGerbang Matahari, gerbang ini terlihat biasa saja bila mana kita melihat dari radius satu atau dua meter. Namun, bila anda melihatnya menggunakan kaca pembesar anda akan mendapatkan sebuah relif yag menyengangkan!

Di salah satu relif nya terdapat sesosok wanita putih telanjang yang dikelilingi alat-alat mekansi  yang sangat rumit dan bila mana anda lebih mendekatkan lagi kaca pembesar atau anda menempelkan mata anda pada dinding tersebut anda akan menemukan sebuah keajaiban! Keajaiban yang tidak akan mungkin terpecahkan. Bayangkan saja siapa kah pembuat relif tersebut? Dan mendapatkan ide dari mana sang pembuat, karna mampu membuat sebuah gambaran pesawat jet dengan rinci serta mobil dan motor, tidak lupa terpampang dengan jelas gambaran sebuah Piring Terbang (UFO).

Seorang peneliti Spanyol dapat menerjemahkan tulisan pada dinding Gerbang tersebut, yaitu

“itu terjadi pada saat binatang-binatang raksasa dan manusia-manusia yang berkembang, mereka dari daerah lain” di tulisan berikutnya “Setelah perjalanan ruang angkasa yang jauh, mahluk-mahluk ini datang dan membuang limbahnya di danau ini, tanpa harus turun kebawah terlebih dahulu”

Saya mengutip sedikit dari buku. Mahluk-mahluk yang turun dari langit, Bag 1. Lalu tulisan di Gerbang Langit itu berkata “Mahluk-mahluk ini tidak lupa membawa seorang Ibu untuk kita, yang merupakan asal mula kesadaran dan kecerdasan bagi seluruh umat manusia. Mereka mendapati tempat yang tinggi ini sebagai suasana yang kondusif bagi kehidupan darat dan laut mereka”

Apa kah kata-kata yang tercantum diatas menjelaskan tentang turunnya Hawa ke bumi? Lebih rinci lagi saya kutipkan sebagian besar terjemahan teks di dinding Gerbang tersebut, masih dalam buku Mahluk-mahluk yang turun dari langit, Bag 1.

“Ia adalah perempuan yang mirip perempuan kita. Namun kepalanya budar. Ia memiliki dua telinga yang besar dan lancip dan memiliki empat jari disetiap tanganya- disini ia mirip patung-patung Budha. Namanya Orthicona, yang bermakna memiliki dua telinga yang besar. Ibu ini datang dari planet VENUS, tempat yang udaranya mirip dengan Bumi. Kedua tangannya menunjukan bahwa air di planet asalnya cukup banyak dan bahwa air cukup memiliki nilai penting tersendiri di planet tersebut. Ia bertubuh kuat, tidak bungkuk dan ia memiliki hubungan dengan hewan mirip Babi, atau bahkan Babi. Dengan hewan ini ia melahirkan banyak anak. Di kawasan ini masih ada suku-suku yang menyembah Babi.”

Yang paling membuat para ahli terkapar melihat pesan yang disampaikan dari Gerbang ini iyalah, tertata urutan kalender yang dalam satu tahunnya terdapat 225 hari, aneh nya kalau anda membaca tulisan ini di bagian pertama anda akan mengetahui sistem hari di planet Venus mencapai 225 hari setahunnya.

Makin membuat anda bingungkah? Saya bantu anda untuk makin bingung! Pertanyaan berikutnya, mendapat informasi dari mana sang pembuat relif dapat mengetahui dengan cermat hari dalam satu tahunnya di planet Venus???

reptilian humanoids

Sudah kah anda bingung? Bila belum bagaimana bila saya mengajukan lagi sebuah pertannyaan?

Pernah liat sketsa, alien ber-Ras Grey? Mirip kah dengan hewan Babi. Namun, bedanya tidak bertelinga atau Ras Alien dari Reptilian yang ber-telinga? Nah loh???

Oke, sebelum anda terkapar seperti para ilmuan-ilmuan itu. Ijinkan saya melemparkan pertanyaan sekali lagi!

Apakah Hawa berasal dar….??? Sudah lah! Saya tidak ingin dalam tulisan saya kali ini di lumuri dengan unsur SARA!!

Baik, renungkan lah dengan Iman anda. Jangan sampai kita terlena dan dapat membuat Iman kita meluntur dengan penemuan-penemuan ter-anyar ini. Jadikan lah informasi ini sebagai pengukuh ke cintaan anda pada sang Khaliq dengan melihat kekuatan dan kekuasaan-Nya.

Sumber :  Buku Mahluk-mahluk yang turun dari langit Bag 1


Takowlohu mina wamingkum, siamana wasiamangkum. Minal Aidin Walfaidin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H Mohon Maaf Lahir Batin.

Salam Irfan & Keluarga.
http://ufonesia-office.com/2010/09/15/venus-adalah-bumi-part-ii/

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Jangan Lupa Komentarnya

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s