UFO Di Belahan Dunia Lain


Pada tahun 1978 di angkasa Australia dan Selandia Baru terjadi hal-hal yang tidak dapat diterima akal. Hanya dalam waktu sepuluh hari, enam orang penerbang masing-masing secara terpisah melaporkan bahwa sewaktu mereka mengudara terlihat benda-benda terbang yang aneh dan asing di sisi pesawat mereka. Stasiun-stasiun radar menangkap gambar-gambar yang tak dapat diterangkan di layar. Pengontrol udara di kota Wellington mengamati selama tiga jam ketika benda-benda asing itu berdatangan dengan karakteristik yang sangat ganjil dan dengan kecepatan yang luar biasa! Di atas selat Cook layer menangkap sepuluh bentuk benda yang memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan dengan pesawat terbang pada umumnya. Kemudian pada tanggal 30 Desember tengah malam, seorang pekerja televise secara tidak sengaja mengarahkan kameranya ke sebuah sinar yang menyala-nyala sedang mendekati sebuah pesawat terbang. Ketika dibuktikan kebenaran dari pengambilan gambar itu ternyata diketahui bahwa “mungkin itu adalah sebuah kapal ruang angkasa.”
Petugas televisi itu bekerja di Channel O di Melbourne, Australia. Berhasrat menelusuri penglihatan-penglihatan ganjil itu, mereka menerbangkan sebuah turbo-jet Argosy yang biasa dipergunakan dalam pengiriman surat kabar antara Wellington, Christchurch dan Blenheim, Selandia Baru. Kapten Bill Startup, seorang pilot yang sudah berpengalaman selama 23 tahun, melihat sebuah kapal berbentuk lonjong berpijar-pijar di atas selat Cook beberapa hari sebelumnya. Kini sewaktu terbang di daerah yang sama bersama tim televisi, mereka kembali menyaksikan kapal-kapal asing itu berada di tempat itu juga. Wartawan Quentin Fogarty, 32 tahun berkata : “Kami melihat bola api yang berpijar-pijar kira-kira 75 km di atas pesawat kami. Di bagian bawahnya benar-benar terang, putih bagai sinar berlian dan tampak dikelillingi cincin-cincin berwarna oranye.”
Kapten Startup berkata: “Sebuah benda yang mirip bola cahaya yang besar. Saya bisa memastikan tak ada pesawat angkasa bumi yang mampu mengimbangi kecepatan benda ini. Pada jarak 30 km, kami mencoba untuk mendekati benda itu. Ia melaju di atas kami, kemudian ke bawah dan memotong dengan kecepatan sangat tinggi.” Co-pilot Bob Guard menambahkan: “Kami menyaksikan benda-benda itu hampir selama 20 menit. Seperti menyaksikan seberkas sinar sangat terang.” Keesokan harinya, sebuah tim televise memeriksa bukti yang ada. Leonard Lee, seorang produser film documenter berumur 32 tahun dan juga menjadi staf senior pada bagian pemberitaan Channel O, mengatakan: “Film ini membuat saya gemetaran sampai ke tulang sumsum. Setiap kali menyaksikan, seluruh badan terasa kejang. Kami sadar bahwa sesungguhnya kami telah memperoleh sesuatu yang mutlak merupakan fenomena, namun kami bertekad untuk tidak menyatakan sesuatu yang lain dari pada apa yang dilihat oleh anak buah kami.”
Film itu dijual kepada negara-negara di seluruh dunia dan disiarkan sebagai berita. Respon yang diterima sangat mengesankan. Untuk pertama kalinya seorang juru kamera profesional menangkap bukti yang tampaknya sebuah pesawat yang dikendalikan secara mekanis dari dunia lain.
Tetapi ada juga yang menyangsikan kebenaran dari gambar tersebut. Profesor Ronald Brown, kepala departemen kimia di Universitas Monash, Melbourne mengatakan: “Seluruh ilmu yang saya kuasai sebagai ilmuwan, meyakinkan saya bahwa teori tentang pesawat angkasa adalah sama sekali tak mungkin. Melihat film ini, saya mengambil kesimpulan bahwa sebuah pancaran dari meteor akan akan menimbulkan dampak yang sama, sekalipun pancaran yang sedemikian jarang terjadi.” Ia juga menambahkan: “Adalah hal yang memungkinkan bahwa kehidupan dapat terjadi di mana-mana di angkasa raya, tetapi saya tidak percaya bahwa makhluk lain dapat menggerakkan benda keras, seperti pesawat terbang itu terbang dengan kecepatan tinggi semacam itu, besar sekali, dan ilmu pengetahun pun mengetahui bahwa di dalam jagat raya ini terdapat timbunan energi yang terbatas.”
Tetapi bagi Lee, ia menyampingkan pandangan yang skeptis itu. “Tampaknya reaksi yang alami dari orang-orang tertentu.” katanya. “Mereka menolak sesuatu secara gampangan, karena mereka itu memang tak dapat memberikan penjelasan apapun.” Ia memutuskan untuk membawa film itu ke Amerika Serikat, untuk dinilai oleh para ahli UFO disana.
Seorang ahli fisika dari Angkatan Laut, Dr. Bruce Maccabee, yang juga seorang pejabat senior pada Komite Penyidik Nasional tentang Fenomena Angkasa setuju untuk mempelajari film itu setiap bagian secara mendetail. Lee tiba di Amerika Serikat pada bulan Januar 1979 dengan bukti yang tersimpan di koper, disegel secara rahasia, dan diborgol dengan tangan kanannya. “Bukti film yang hanya satu-satunya ini membuatnya menjadi penting sekali,” Dr. Maccabee menjelaskan.
“Banyak organisasi yang tergerak untuk menyaksikan film ini. Inilah salah satu bukti yang memungkinkan dilakukannya penyelidikan.” Selama berminggu-minggu ia memperhatikan film itu, meneliti setiap bagian dengan mendetail dengan bantuan komputer digital. Ia melihat segitiga cahaya secara sempurna, dia memperkirakan sebesar rumah. Bagian lain menunjukkan gambaran lonjong agak menonjol seperti kubah. Bagian ketiga yang paling membuatnya penasaran adalah sebuah benda berbentuk lingkaran dengan kecepatan terbang sangat tinggi. Dr. Maccabee mengatakan: “Penyelidikan dengan komputer telah membuktikan secara meyakinkan bahwa gambaran itu tak mungkin dating dari bintang-bintang atau planet, atau dari bumi maupun laut.” Lalu apa sebenarnya ? Benarkah UFO memang benar-benar telah menampakkan dirinya di angkasa bumi?
Untuk membuktikan hal itu, ahli fisika itu diam-diam juga telah terbang ke Selandia Baru untuk mewawancarai para saksi mata. “Saya tidak ingin siapapun mengetahui tentang proyek ini,” ia menjelaskan. “Karena telah diberitakan berulang kali pada awal tahun ini, dan saya menghendaki agar tanya-jawab itu tidak menimbulkan kehebohan.” Ia merekam pernyataan Kapten Startup dan co-pilotnya serta pernyataan wartawan Fogarty yang pernah dirawat di rumah sakit karena secara emosional ia terlampau lelah oleh tekanan peristiwa ini.
Dr. Maccabee juga mendengarkan rekaman pembicaraan antara Kapten Startup dengan dengan petugas menara udara yang melihat benda yang tak dapat dijelaskan itu di layer radar pada malam tersebut.
“Semua saksi setuju untuk dilakukan pengujian dengna detektor, untuk memastikan ia tidak berbohong,” katanya.
Akhirnya ia menarik kesimpulan bahwa film dan hasil wawancara itu merupakan suatu kemajuan yang nyata dalam penyelidikan terhadap UFO. Stanton Friedman, seorang ahli fisika nuklir dan seorang ahli lainnya dari Amerika Serikat di bidang fenomena angkasa menambahkan: “Kita secara pasti sedang berhubungan dengan UFO asli. Hal yang membuatnya menjadi penting bukan hanya dari bukti film itu tetapi juga banyaknya dukungan akan bukti-bukti tambahan. Sedikit saja adanya penglihatan-penglihatan itu dilaporkan telah menarik begitu banyak perhatian dan dari segi kualitas maupun kuantitas penyidikan itu sangat mengesankan.”
Film O Channel itu bukan satu-satunya bukti rekaman bergambar tentang UFO. Satu tim juru kamera Selandia Baru terbang di angkasa dan membuat film “sebuah bola pingpong yang bersinar, berputar pada porosnya, dan bergetar” melintas di atas South Island. Dan seorang detektif swasta bernama Jose Duran membuat film tentang apa yang dilukiskannya sebagai ‘makhluk dari angkasa luar’, yang dia ambil dari kebun di rumahnya, dekat Adelaide, Australia.
Para ahli UFO yang meneliti film Duran setuju bahwa mereka tampaknya seperti ‘sejenis embrio manusia’ yang turun dari piring terbang dan melayang diantara dua buah ‘pesawat angkasa’. Duran mengatakan bahwa ia awalnya melihat sinar merah dan kuning redup, bergerak perlahan-lahan dari Barat Laut ke Tenggara. “Saya melihat melalui teropong, dan tampaknya sinar itu mendekati saya,” ia menambahkan. “Saya membuat film ini dari kebun. Waktu itu ada sinar yang aneh, dan walaupun sinar itu bergerak dengan sangat pelan tanpa menimbulkan suara, saya mengiranya sebagai pesawat terbang. Di luar dugaan, ketika mencuci film saya melihat sesuatu yang sebenarnya tak pernah saya perhatikan sewaktu pengambilan itu berlangsung. Yaitu terdapat sebuah benda putih bergerak dari sudut penglihatan. Ia berhenti selama beberapa detik di atas, saya menduga itu sebuah pesawat terbang. Ia membuat gerakan menghentak di atas sinar yang menyorot, kemudian bergerak ke jurusan lain. Seluruh gerakan ini terlihat di film seperti tanda V yang besar.Di antara pesawat angkasa itu terlihat sosok makhluk seperti manusia, ujungnya berwarna seperti daging, tetapi seluruh tubuhnya terbungkus warna biru-kafan. Penelitian secara mikroskopis terhadap film itu menunjukkan adanya dua atau lebih makhluk mirip manusia di dalam dan di sekitar pesawat pesawat angkasa itu.
Para ahli dari Contact International, sebuah Badan Pengkajian UFO di Inggris, telah menghabiskan waktu selama berbulan-bulan untuk menganalisis film tersebut dan menyatakan bahwa sinar yang berbentuk bola itu adalah mungkin pesawat asing. Seorang peneliti bernama Derek Mansell, mengatakan: “Sinar itu tak mungkin dari pesawat terbang, dan badan-badan pengkajian angkasa telah menegaskan bahwa tak ada reruntuhan yang memasuki atmosfer bumi pada saat dan di tempat kejadian waktu itu.”

1 Comment

  1. […] […]


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Jangan Lupa Komentarnya

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s