Menebak Kepribadian Pria Lewat Caranya Menangis

http://storphotography.files.wordpress.com/2009/04/boy-cry.jpg
Banyak hal bisa digunakan untuk menilai karakter seorang pria. Caranya berbicara, hubungan interpersonal hingga caranya meluapkan emosi dengan menangis.
Ada beberapa tipe kepribadian pria dari cara mereka menangis atau sedang menghadapi masalah, seperti dimuat Cosmopolitan.
Dia menangis, tapi tidak di depan Anda
Kebanyakan pria sejak kecil diajarkan bahwa anak laki-laki tak boleh menangis. “Sikap menyembunyikan emosi bisa juga terjadi pada perasaan lain seperti bahagia dan cinta di hadapan pasangan,” kata William July, penulis buku ‘Understanding the Tin Man’.
Emosi yang paling sering ditunjukkan pria jenis ini adalah amarah dan hasrat seksual. Untuk memberinya dukungan, bila merasakan si dia tertimpa masalah, tanyakan apa penyebabnya dengan hati-hati. Namun, jangan mengharapkannya langsung membuka diri. Sikap yang lembut dan pengertian membuatnya akan mempercayai Anda.
Selalu terlihat tegar
Walaupun hatinya sedang galau, ia hanya menampakkan sosok yang tabah dan tegar di hadapan pasangan. “Dia ingin selalu terlihat tangguh dan keinginannya selalu melindungi pasangan,” ujar Scott Kudia, penulis buku ‘If This Is Love, Why Am I Unhappy?’ Pria seperti ini tidak nyaman menunjukkan emosi dan ia akan berusaha mengatasi masalahnya sendiri.
Seringkali pria jenis ini sulit menunjukkan emosi secara verbal dan fisik. “Doronglah dia untuk dapat membagi masalah dengan Anda.”
Menangis sambil mencaci maki
Saat sesuatu terjadi di luar kendalinya, emosi pria jenis ini bisa meluap-luap. “Dia mengekspresikan diri dengan menangis, berteriak dan mencaci untuk membersihkan diri emosi negatif.
Cara terbaik menghadapinya adalah mengabaikan sikap emosionalnya ini. Setelah itu sarankan agar ia berkonsultasi dengan konselor untuk mengatasi emosinya yang meledak-ledak.
Dia tak malu memperlihatkan air mata pada pasangannya
Jika pasangan pria mudah menangis saat menghadapi situsi emosional jangan merasa janggal. “Ini menunjukkan pria tersebut adalah orang yang seimbang antara sifat maskulinitas dan keadaan emosionalnya. Dia sanggup mengomunikasikan perasaan baik dengan kata-kata ataupun kasih sayang,” ujar Kudia.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Jangan Lupa Komentarnya

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s