PUALU PASKAH DAN UFO

Benarkah telah terjadipenampakan UFO di dunia? Jika bertanya pada orang-orang skeptis, pasti jawaban negatif yang akan kita temui. Namun, jika kita mempelajari pseudo-sains, jawaban tentang penampakan UFO tersebut sungguh mencengangkan. Sudah jauh-jauh hari, sejak zaman pembuatan Piramida, alien sudah ada dan mengawasi bumi.

Patung Raksasa di Pulau Paskah

Erich von Daniken mengemukakan gagasannya berdasarkan keganjilan-keganjilan yang ditemukan pada beberapa peradaban dunia. Misalnya, peradaban Pulau Paskah yang membangun Moai, patung berukuran raksasa dengan telinga panjang dan hanya menampilkan kepala. Von

Daniken curiga dengan wajah ini. Lagipula, Moai beratnya puluhan hingga ratusan ton. Belum lagi, kehalusan pahatan Moai. Tidak mungkin manusia bisa menciptakan benda ini. Yang bisa melakukannya adalah alien yang memiliki teknologi canggih. Bayangkan, batu sekeras baja untuk membuat Moai dipotong-potong dengan mudah seperti memotong kue.

Tentu, menurut von Daniken, alienlah yang membuat kehalusan potongan tersebut, sama seperti yang terjadi di Pumapunku, Tiahuanaco, Amerika Selatan. Di Puma Punku, terdapat bangunan raksasa yang dibuat seperti kotak huruf H yang sangat rapi. Artinya, menurut von Daniken, alien mendatangi kedua tempat ini dan membangun benda yang tidak bisa dibuat manusia. Bahkan, manusia zaman sekarang.

Alien yang Tersasar?

Tentang Moai di Pulau Paskah, von Daniken juga menafsirkan bahwa Moai-moai yang jumlahnya ratusan ini bagaikan robot yang sedang menunggu untuk digerakkan lagi. Jadi, menurut von Daniken, ada kelompok kecil alien yang terdampar di Pulau Paskah karena sebuah “hambatan teknis” pesawat mereka.

Kemudian, sambil menunggu perbaikan pesawat, alien tersebut menciptakan Moai. Ada dua kemungkinan pembangunan Moai. Pertama, Moai dibangun untuk kenang-kenangan bagi alien kepada bumi jika suatu saat mereka kembali ke planet ini. Kedua, Moai menjadi tanda bagi teman-teman sesama alien yang mencari mereka.

Bagi Erich von Daniken, inilah yang menjadi alasan Moai ada di tepipantai. Para alien tersebut mendirikan Moai di sepanjang pantai sehingga mereka terlihat dari jauh. Dengan demikian, teman-teman mereka mudah menemukan alien tadi dan segera mengangkut mereka pulang ke planet asal alien tersebut. Benarkah demikian?

Fakta Sebenarnya

Ternyata, teori Erich von Daniken ini berlebihan. Suku Rapa Nui penghuni Pulau Paskahlah yang menciptakan Moai. Kebetulan, suku ini memiliki telinga panjang, sama seperti Moai yang mereka buat. Lagipula, ternyata ada juga Moai yang bertelinga pendek dan Moai bertopi. Moai-moai ini diciptakan oleh suku lain. Moai-moai digunakan sebagai bukti unjuk kekuatan tiap-tiap suku. Inilah yang membuat ada banyak Moai di sepanjang Pulau Paskah.

 

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Jangan Lupa Komentarnya

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s